Zakat Fitrah

Saat bulan suci Ramadhan, selain harus menjalankan puasa selama satu bulan penuh, umat Islam juga wajib menunaikan zakat fitrah.

Dalam pelaksanaannya, zakat fitrah memiliki syarat yang harus dipenuhi oleh setiap muslim. Tak hanya itu, bahkan tidak semua orang diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah. Berikut pembahasan tentang zakat fitrah lengkap bersama dengan do’anya.

Pengertian Zakat Fitrah

Zakat fitrah merupakan zakat wajib yang harus dikeluarkan pada bulan Ramadhan dan sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri. Zakat fitrah memiliki arti menyucikan harta, hal ini karena di dalam harta yang kita miliki terdapat hak orang lain.

Pada sebuah hadits dijelaskan bahwa, “Dari Ibnu Umar RA, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan sholat, menunaikan zakat. Jika mereka melaukan hal itu maka dara dan harta mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah SWT.” (HR. Bukhari no, 25 dan Muslim no. 22).

Syarat Wajib Melaksanakan Zakat Fitrah

Dalam pelaksanaannya, zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh semua umat muslim baik laki-laki ataupun perempuan, dari dewasa ataupun anak-anak dan bahkan janin yang sudah bernyayawa dan masih berada di dalam perut ibunya.

Saat akan membayar zakat fitrah, maka Anda harus memenhui syarat wajib dari zakat fitrah ini. Berikut syarat wajib yang harus dipenuhi:

  1. Beragama Islam.
  2. Merdeka atau tidak diperbudak.
  3. Menemui dua waktu dinatara Ramadhan dan Syawal meski hanya sesaat.
  4. Memiliki harta yang lebih dari kebutuhan sehari-harinya untuk dirinya sendiri serta orang-orang yang berada di bawah tanggungannya saat hari raya dan malamnya.

Orang yang Wajib Mengeluarkan Zakat Fitrah

Orang yang mengeluarkan zakat fitrah disebut dengan Muzakki. Tentunya, orang yang wajib megeluarkan zakat ini harus memenuhi beberapa syarat yag diwajibkan.

1. Beragama Islam

Hanya mereka yang beragama Islam yang wajib untuk mengeluarkan zakat, baik itu zakat fitrah ataupun zakat mal. Namun, dengan catatan bahwa orang tersebut sudah mampu serta tidak kekurangan dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari.

2. Merdeka

Seseorang harus merdeka atau tiak diperbudak agar bisa membayar zakat fitrah. Untugnya, di zaman sekarang sistem perbudakan tersebut telah dihapuskan.

3. Berakal dan Baligh

Seorang muslim harus cukup umur dan memiliki akal yang sehat untuk bisa menunaikan zakat.

4. Memiliki Nisab

Melaksanakan zakat hanya diperuntukkan kepada mereka yang sudah mencapai nisab atau memiliki harta lebih dan tidak akan kekurangan saat memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Niat dan Do’a Melaksanakan Zakat Fitrah

Dalam menunaikat zakat fitrah, maka Anda harus membaca do’anya terlebih dahulu. seperti yang dilansir pada Dakwahdaily.com, berikut adalah bacaan niat zakat fitrah.

“Nawaitu an uhrija zakat fitri anna wa ‘an jami’I maa yalzamuni nafqu tuhun syiar a’an far dzolillahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat mengeluarkan zakat atas diri saya dan atas sekalian yang saya wajibkan memberi nafkah pada mereka secara syari’at, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Melaksanakan zakat fitrah adalah sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan. Apalagi, jika orang tersebut telah memenuhi syarat untuk melaksanakan zakt fitrah.

Zakat merupakan salah satu bentuk mensucikan harta agar menjadi lebih berkah. Dengan berzakat, hal ini juga meningkatkan kepekaan sosial kepada mereka yang lebih membutuhkan.

Berzakat juga mengajarkan manusia untuk senantiasa bersyjur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan.

Tinggalkan Balasan