Kalimat Simpleks dan Kompleks

Kalimat Simpleks dan Kompleks

Dalam mata pelajaran bahasa indonesia, ada banyak sekali jenis kalimat. Ada kalimat imperatif, kalimat majemuk, kalimat efektif, dan masih banyak lagi. Nah pada artikel kali ini kami akan memberikan ulasan lengkap mengenai kalimat simpleks dan kompleks.Yuk simak ulasannya dibawah ini.

Kalimat Simpleks

Kalimat simpleks merupakan sebuah kalimat yang hanya memiliki satu verba utama saja. Hal ini karena kalimat simpleks hanya memiliki satu tindakan atau satu peristiwa saja. Kalimat simpleks biasanya memiliki pola S-P, S-P-O, S-P-O-K, atau S-P-O-K-Pel. Contoh :

  • Ayu membaca buku di ruang tamu. (S-P-O-K)
  • Rosa menyapu halaman. (S-P-O)

Ciri-Ciri Kalimat Simpleks

Kalimat simpleks memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu :

  1. Struktur kalimat sederhana.
  2. Tidak menggunakan kata penghubung.
  3. Merupakan kalimat tunggal.

Contoh Kalimat Simpleks

Berikut beberapa contoh kalimat simpleks :

  • Nana bermain bulu tangkis. (S-P-O)
  • Riya terjatuh dari pohon mangga. (S-P-O)
  • Kucing itu terjepit di pintu belakang rumah. (S-P-K)
  • Singa itu menerkam mangsanya dengan lahap. (S-P-O-K)
  • Sopir itu menabrak pohon karena rem blong. (S-P-O-K)
  • Guru mengajari muridnya menulis. (S-P-O-K)
  • Artis itu menyanyikan lagu Bagimu Negeri. (S-P-O)
  • Penembak itu menembak mati buruannya. (S-P-O)
  • Semut itu memakan gula yang berserakan. (S-P-O-K)
  • Adik menangis di kamar.
  • Aku harus menyelesaikan tugas matematika.
  • Irman akan berlibur ke Yogyakarta.
  • Eko membaca majalah di kamar.
  • Vina membaca SMS dari Vika.
  • Adik bermain game di ruang tamu.
  • Dinda menyapu halaman depan rumah.
  • Vira mencuci piring di dapur.
  • Sopir bus itu menabrak pembatas jalan.
  • Ibu memasak air di dapur.
  • Angga dan Sinta menggambar gunung.
  • Vika sedang menonton TV.
  • Bagas menendang bola itu.
  • Arman akan mengikuti lomba renang.
  • Ekhsan berangkat kerja hari ini.

Kalimat Kompleks

Selain kalimat simpleks, ada juga kalimat kompleks. Apa itu kalimat kompleks? Kalimat kompleks merupakan kalimat yang mempunyai lebih dari satu verba utama atau predikat karena mempunyai dua tindakan.

Kedua klausa tersebut biasanya dipisahkan dengan konjungsi (kata hubung) atau koma, atau bisa juga tidak mempunyai konjungsi atau tanda sama sekali.

Contoh :

  • Puspa membeli rumah baru karena ia mempunyai banyak uang. (S-P-O-C-S-P-O)
  • Naya menyanyi di taman, burung pun ikut bersiul dengan sangat merdu. (S-P-K-S-P-K)

Ciri-Ciri Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Memiliki dua atau lebih peristiwa/tindakan.
  2. Dipisahkan dengan konjungsi atau tanda koma.
  3. Mempunyai dua buah subjek dan predikat.

Jenis dan Contoh Kalimat Kompleks

Ada dua jenis kalimat kompleks, yaitu :

Kalimat Kompleks Parataktik

Kalimat kompleks parataktik yaitu sebuah kalimat yang terdiri dari dua klausa yang mempunyai makna sejajar. Konjungsi yang digunakan pada kalimat jenis ini seperti dan, tetapi, atau, dan sedangkan.

Contoh :

  • Nurmala menanam bunga mawar dan dia rajin merawatnya.
  • Putra hanya orang biasa tetapi gayanya sangat sombong.
  • Aku bekerja sangat giat dan ibu selalu membantuku.
  • Kakak selalu membantu ayahnya sedangkan adiknya selalu bermain.
  • Asep mengajak Budi pergi ke sekolah bersama tetapi budi tidak mau.
  • Ayah membeli daging sapi dan daging kambing di pasar tradisional.
  • Nia sedang membaca buku sedangkan vika sedang menulis.
  • Sekar menanam bunga melati dan ia selalu menyiramnya setiap pagi.
  • Kakak sudah belajar sedangkan adik masih bermain.

Kalimat Kompleks Hipotaktik

Kalimat Kompleks hipotaktik yaitu kalimat yang memiliki dua klausa yang maknanya bersifat tidak sejajar. Kalimat jenis ini biasanya dihubungkan dengan konjungsi seperti karena, jika, ketika, dan sehingga.

Contoh :

  • Sindi saat ini sudah dewasa sehingga dia sudah lebih cerdas.
  • Saya sudah pergi ke Tokyo jika mempunyai uang.
  • Hari ini saya sangat senang karena saya bertemu dengan orang yang saya sukai.
  • Saya sedang pergi bersama Sindi ketika paman berkunjung kerumah saya.
  • Saya akan menjadi pengusaha sukses ketika saya telah berumur 23 tahun.
  • Saya masih ingat kejadian itu ketika saya masih sekolah dulu.
  • Jika kamu mengikuti nasehat orang tuamu maka hidupmu akan lebih baik.
  • Jangan membuang sampah sembarangan karena bisa menyebabkan banjir saat musim hujan.
  • Deva tidak dirumah ketika gempa itu berlangsung.
  • Firman lupa mengisi bensin sehingga kendaraannya mogok di tengah jalan.

Demikian ulasan mengenai kalimat simpleks dan kompleks. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan