Kalimat Efektif : Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya

Kalimat Efektif

Ada banyak sekali jenis kalimat dalam bahasa Indonesia, contohnya kalimat aktif, kalimat pasif, kalimat majemuk, kalimat tunggal, dan masih banyak lagi. Nah pada kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai kalimat efektif.

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan kalimat efektif? Jika belum, mari simak ulasannya dibawah ini.

Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif adalah sebuah kalimat yang susunan katanya mengikuti kaidah kebahasaan secara baik dan benar. Kaidah kebahasaan yang menjadi patokan dalam kalimat efektif yaitu sesuai dengan EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Ciri-Ciri Kalimat Efektif

Kalimat efektif memiliki 5 ciri-ciri, yaitu sebagai berikut

1. Kesepadanan Struktur

Kesepadanan struktur artinya kelengkapan struktur dan penggunaannya. Ada beberapa ciri-cirinya, yaitu :

Kalimat yang dibuat mengandung unsur klausa yang lengkap, yaitu subjek dan predikat. Contohnya :

  • Bagi semua peserta diharapkan hadir tepat waktu. (tidak efektif)
  • Semua peserta diharapkan hadir tepat waktu. (efektif)

Harus berhati-hati ketika menggunakan konjungsi yang di depan predikat. Karena dapat membuatnya menjadi perluasan dari subjek. Contoh :

  • Dia yang pergi meninggalkan saya. (tidak efektif)
  • Dia pergi meninggalkan saya. (efektif)

Tidak bersubjek ganda. Bukan berarti subjek tidak boleh lebih dari satu. Hanya saja jika ada subjek yang sama harus digabungkan. Contoh :

  • Kakak demam sehingga kakak tidak dapat masuk kuliah. (tidak efektif)
  • Kakak demam sehingga tidak dapat masuk kuliah. (efektif)

2. Kehematan Kata

Kalimat efektif harus hemat kata. Ada 2 hal yang membuat kalimat boros sehingga menjadi tidak efektif. Pertama mengenai kata jamak dan kedua mengenai kata-kata bersinonim.

Contoh Kata Jamak :

  • Para siswa-siswi sedang mengerjakan soal Bahasa Indonesia. (tidak efektif)
  • Siswa-siswi sedang mengerjakan soal Bahasa Indonesia. (efektif)

Kata “para” pada kalimat diatas membuat kalimat menjadi tidak efektif, karena merujuk pada jumlah jamak. Sementara siswa-siswi juga mengarah pada jumlah siswa yang lebih dari satu.

Contoh Kata Sinonim :

  • Ia masuk ke dalam ruang kelas. (tidak efektif)
  • Ia masuk ruang kelas. (efektif)

Ketidakefektifan terjadi karena frasa ke dalam dan kata masuk sama-sama menunjukan arti yang sama.

3. Kesejajaran Bentuk

Kalimat efektif harus berimbuhan paralel dan konsisten. Jika menggunakan imbuhan me-, maka imbuhan selanjutnya juga harus menggunakan me-. Contohnya :

  • Hal yang harus diperhatikan soal sampah adalah cara membuang, memilah, dan pengolahannya. (salah)
  • Hal yang harus diperhatikan soal sampah adalah cara membuang, memilah, dan mengolahnya. (benar)

4. Ketegasan Makna

Penegasan kalimat biasanya dijumpai pada jenis kalimat perintah, larangan atau anjuran yang diikuti pun atau lah. Contoh :

  • Kamu sapulah halaman rumah agar bersih ! (tidak efektif)
  • Sapulah halaman rumahmu agar bersih ! (efektif)

5. Kelogisan Kalimat

Kalimat yang dibuat harus logis. Hal ini bertujuan untuk menghindari kesan ambigu pada kalimat. Oleh karena itu buatlah kalimat dengan kata yang mudah dipahami oleh pembaca. Contoh :

  • Kepada Bapak dosen, waktu dan tempat kami persilahkan. (tidak efektif)
  • Bapak dosen dipersilahkan menyampaikan pidatonya sekarang. (efektif)

Contoh Kalimat Efektif

Berikut beberapa contoh kalimat efektif beserta kalimat tidak efektifnya. Tanda (x) untuk kalimat tidak efektif dan tanda (√) untuk kalimat efektif.

  • Nia sedang membersihkan dapur rumah. (x)
  • Nia sedang membersihkan dapur. (√)
  • Setiap hari senin Rafi selalu latihan berenang. (x)
  • Setiap hari senin Rafi latihan berenang. (√)
  • Sindi memakai kerudung yang berwarna coklat. (x)
  • Sindi memakai kerudung berwarna coklat. (√)
  • Puspa anak paling tercantik di keluarganya. (x)
  • Puspa anak tercantik di keluarganya. (√)
  • Naya membelikan pulsa adiknya. (x)
  • Naya membeli pulsa untuk adiknya. (√)
  • Dia bukan sopir, tetapi pengusaha. (x)
  • Dia bukan sopir, melainkan pengusaha. (√)
  • Ibu memasak rendang hari kemarin. (x)
  • Ibu memasak rendang kemarin. (√)
  • Adit memakai celana dan kaos yang berwarna biru. (x)
  • Adit memakai celana dan kaos berwarna biru. (√)
  • Pertama-tama, masukan air ke dalam gelas. (x)
  • Pertama, masukan air ke dalam gelas. (√)
  • Vinda lupa bagaimana cara memasak cumi. (x)
  • Vinda lupa cara memasak cumi. (√)
  • Mereka lari di halaman belakang rumah. (x)
  • Mereka berlari di halaman belakang rumah (√)
  • Novel itu saya sudah baca. (x)
  • Novel itu sudah saya baca. (√)
  • Pada bulan itu bertepatan dengan bulan kelahiranku. (x)
  • Bulan itu bertepatan dengan bulan kelahiranku. (√)
  • Para wanita perlu hati-hati jika berjalan sendiri di malam hari. (x)
  • Para wanita perlu berhati-hati jika berjalan sendiri di malam hari (√)

Demikian ulasan ringkas mengenai kalimat efektif. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan