Jenis Material untuk Pagar Rumah

Jika berbicara mengenai tingkat keamanan sebuah hunian, pagar merupakan hal penting yang perlu diperhatikan. Ada beberapa jenis material untuk pagar rumah yang paling banyak digunakan oleh masyarakat agar hunian lebih aman dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Bahkan yang lebih menariknya lagi, keberadaan pagar bisa meningkatkan nilai keindahan pada sebuah hunian. Mengapa demikian? Karena pagar rumah biasanya menggunakan material yang benar-benar kuat dan kokoh, disertai desain serta warna yang mampu mempercantik tampilan luar hunian.

4 Jenis Material Untuk Pagar Rumah yang Terkenal Memiliki Kualitas Baik

Material yang sering digunakan sebagai bahan untuk membuat pagar rumah tentunya harus memiliki karakteristik kuat dan tahan kondisi cuaca. Tidak semua jenis material pagar memiliki tingkat kekuatan yang sama, oleh sebab itu pemilik hunian harus memilih dan mempertimbangkannya dengan baik.

  • Pagar Besi Timpa

Jenis material terbaik yang sering kali digunakan sebagai pagar rumah, yaitu pagar besi timpa. Pagar yang terbuat dari bahan dasar besi timpa memang mampu menghadirkan nuansa yang klasik dan mewah dengan dilengkapi ukiran serta warna cat yang menarik.

Pagar besi timpa biasanya banyak di aplikasikan pada bangunan rumah yang berukuran besar. Warna cat yang sering digunakan pagar besi timpa seperti emas, hitam, dan tembaga. Agar pagarnya tidak mudah mengalami karat, maka perlu proses finishing yang benar-benar cermat.

  • Pagar Besi Hollow

Jenis material untuk pagar rumah berikutnya yang terkenal kuat dan kokoh yaitu pagar besi hollow. Ciri khas yang dimiliki oleh pagar besi hollow biasanya kokoh dan memiliki rongga pada bagian tengahnya, walaupun memang tidak sekuat pagar beton.

Pemasangan besi hollow sebagai pagar rumah, mampu menghadirkan kesan yang lebih modis dan stylish. Menariknya lagi, harga besi di pasaran juga dijual dengan harga yang relatif terjangkau dari pada jenis besi lainnya.

  • Pagar Kayu

Kayu merupakan salah satu jenis material yang bersifat multifungsi. Jadi tidak heran jika material kayu cocok digunakan sebagai kebutuhan konstruksi, termasuk dalam pembuatan pagar rumah. Tidak semua jenis kayu di Indonesia memiliki kualitas yang sangat bagus dan tahan lama.

Jenis kayu terbaik untuk kebutuhan pembuatan pagar rumah seperti kayu merbau, kayu ulin, kayu mahoni, kayu bengkirai, kayu jati, dan lain-lain. Walaupun memang terkenal dengan tingkat keawetan dan kekuatan, pagar kayu tetap membutuhkan perawatan ekstra.

  • Pagar Beton

Jenis material untuk pagar rumah yang berukuran besar yaitu pagar beton. Pagar ini biasanya terbuat dari campuran pasir, semen, dan material lainnya. Walaupun tampilannya terkesan monoton, namun pagar beton sudah pasti kuat dan mampu memberikan perlindungan maksimal.

Masih banyak lagi jenis material untuk pagar rumah yang dijual di pasaran. Pagar rumah yang berfungsi sebagai pelindung perlu dibuat dengan bahan dasar yang benar-benar berkualitas. Jangan sampai bahan pagar mudah rusak, sehingga akan menambah budget pengeluaran kedepannya.

Kombinasi dari konsep bangunan rumah dan pemilihan pagar rumah yang cocok akan menjadikan desain rumah terbaik untuk hunian!

Tinggalkan Balasan