Apakah Kucing Birahi Boleh Dimandikan?

Beberapa pemilik kucing merasa terganggu saat kucing kesayangannya memasuki musim kawin. Karena kucing mulai mengeong keras, agresif dan sering kabur-kaburan dari rumah. Ada beberapa praktisi kucing yang menyarankan untuk memandikan kucing dengan tujuan untuk mendinginkan tubuh kucing yang lagi “in heat”. Lalu, muncul pertanyaan dari pemilik kucing pemula, ”Apakah kucing birahi boleh dimandikan?”.

Kucing birahi boleh dimandikan untuk mengurangi atau menghilangkan birahi kucing yang memuncak. Karena mandi dapat menyegarkan badan kucing dan mempengaruhi siklus metabolisme di tubuh kucing. Artinya, tubuh kucing yang sedang “in heat” akan kembali dingin. Dengan begitu, gairah birahi akan berkurang drastis.

Saat kamu memandikan kucing, usahakan pada pagi hari, agar saat proses pengeringan kucing tidak terlalu kedinginan. Kecuali kamu punya hair dryer. Untuk lebih jelasnya, kami akan kupas tuntas di pembahasan. Yuk, lanjut baca.

Siklus Birahi Kucing

Setiap tahunnya, kucing akan mengalami masa “in heat” atau musim kawin. Saat kucing memasuki masa kawin, kucing menunjukkan tanda-tanda yang jelas, yaitu:

  • Kucing mulai mengeong keras untuk menarik perhatian lawan jenisnya.
  • Kucing mulai spraying di mana-mana.
  • Kucing suka kabur dari rumah.
  • Kucing mendadak stres, agresif dan pemarah.
  • Kucing suka guling-guling di lantai.
  • Kucing nungging ketika pinggulnya di elus-elus.

Kucing jantan bisanya memiliki masa birahi 4-6 hari. Setelah melewati masa tersebut, kucing akan kembali ke kondisi normal. Berbeda dengan kucing betina, kucing betina memiliki siklus polyestrus, di mana kucing betina akan mengalami kondisi in heat berulang-ulang selama kucing belum hamil.

Artinya, apabila kucing betina birahi, lalu tidak kunjung dihamili kucing jantan, kucing betina akan mengalami masa birahi yang naik turun sepanjang bulan.

  1. Siklus birahi pertama pada 3-6 hari.
  2. Masa tenang 1-5 hari.
  3. Kucing betina mulai birahi lagi.
  4. Begitu terus siklusnya selama 1 bulan.

Saat kucing kamu telah memiliki ciri-ciri tersebut, segera persiapkan pasangan untuk dikawinkan. Jika tidak kucing akan mulai bersikap galak dan agresif. Seperti berubah watak. Yang dulunya kalem bisa jadi ganas dan liar. Hehe.

Jika belum memiliki pasangan kucing yang cocok, segera tingkatkan pengawasan. Jangan sampai kecolongan. Karena ada petaka besar jika kucing tidak dikawinkan, yaitu kucing akan kabur dari rumah dan kawin dengan kucing jalanan. Solusi dari kasus ini adalah mengisolasi kucing untuk sementara waktu sampai siklus birahi kucing mereda. Teknik isolasi kucing di ruang khusus sangat efektif untuk mengatasi kucing birahi. Untuk detail teknis dari teknik isolasi kucing, silakan baca panduan praktis cara mengatasi kucing birahi tanpa dikawinkan.

Jika kamu berhasil mengaplikasikan teknik isolasi dengan benar, level birahi kucing akan turun. Dan kucing tidak lagi agresif, dan lebih tenang. Jika kucing sudah mulai kembali agak jinak, kamu dapat menekan birahi kucing dengan cara memandikan kucing.

Memandikan kucing akan membuat tubuh kucing yang awalnya panas menjadi agak dingin. Efeknya tidak permanen, tapi metode ini relatif mudah untuk menenangkan kucing yang sedang birahi. Kuncinya adalah memandikan kucing dan mengisolasi kucing di ruangan khusus sampai masa birahi kucing selesai.

Efek Memandikan Kucing saat Birahi

Di alam bebas, kucing adalah hewan karnivora yang jarang mandi. Biasanya kucing hanya melakukan grooming dengan cara menjilati bulu-bulunya. Artinya, kucing sebenarnya nggak butuh mandi. Tapi, banyak praktisi kucing menyarankan untuk memandikan kucing secara rutin. Bisa seminggu sekali atau 2 minggu sekali. Tujuannya agar kucing tidak takut air.

Ternyata, kebiasaan memandikan kucing akan sangat berguna saat kamu ingin menekan agresifitas kucing ketika masa birahi. Memandikan kucing dapat menurunkan siklus metabolisme pada tubuh kucing, sehingga kadar estrogen menurun beberapa saat. Kondisi ini memberikan efek pada siklus “in heat” pada kucing. Badan kucing kembali dingin dan gejolak birahi kucing mereka.

Efek lain setelah memandikan kucing saat birahi adalah fokus kucing berubah. Sebelum dimandikan kucing hanya berpikir bagaimana cara mendapatkan pasangan agar bisa dikawin. Dan setelah dimandikan, kondisi tubuh kucing yang basah kuyup. Hal ini membuat kucing mulai melakukan grooming untuk mengeringkan bulunya. Artinya, fokus kucing tidak lagi mencari pasangannya.

Jika kucing dapat melewati kondisi pengalihan fokus selama 6 hari (masa birahi), gairah birahi kucing akan menurun. Dan kucing akan kembali pada kondisi normal. Maka dari itu, memandikan kucing saat masa birahi dapat menjadi solusi untuk menekan birahi kucing. Tentunya, harus dibarengi dengan isolasi kucing dalam kurun waktu yang tepat.

Memandikan Kucing Birahi, Lebih Baik Pakai Air Dingin atau Hangat?

Tidak ada aturan pasti saat memandikan kucing birahi. Tapi, kami lebih suka memandikan kucing dengan air hangat-hangat kuku terlebih dahulu. Biar kucing tidak kaget, baru pada saat pembilasan kami membilas seluruh tubuh kucing dengan air suhu ruangan (air keran/shower). Setelah selesai mandi, bilas sampai semua shampoo kucing bersih. Biar bulu kucing tidak tertinggal kotoran dari sabun. Setelah itu, tinggal kamu keringkan dengan cara dijemur atau pakai hair dryer.

Apakah Memandikan Kucing saat Birahi bisa Menyebabkan Sakit?

Memandikan kucing pada saat birahi tidak menimbulkan efek samping sakit pada kucing. Asal kamu memandikan kucing dengan metode yang tepat dan waktu yang tepat. Jangan memandikan kucing pada saat malam yang dingin. Karena selain kucing kedinginan akibat basah kuyup, kucing juga kedinginan karena udara malam.

Efek positif yang muncul setelah kucing dimandikan adalah stress level akibat siklus birahi menurun. Artinya, kucing tidak agresif dan lebih tenang. Untuk lebih menenangkan kucing, kamu dapat mengisolasi kucing di dalam ruangan khusus. Sediakan aroma terapi penenang (feliway) dan nyalakan musik-musik relaksasi untuk kucing.

Akhir kata, kalau ada pertanyaan, silakan tinggalkan melalui kolom komentar di bawah. Saya pasti membaca semua pertanyaan pembaca, dan secepat mungkin akan membalasnya. Jadi, mari kita diskusi bersama.

Tinggalkan Balasan